Showing posts with label oppo. Show all posts
Showing posts with label oppo. Show all posts

2019-03-17

Harga dan Spesifikasi Oppo F11 dan Oppo F11 Pro

Perusahaan riset Canalys menyebut kalau pasar smartphone Indonesia tumbuh dengan konsisten di akhir tahun 2018. Perusahaan yang berbasis di Singapura ini mengindikasikan kalau minat konsumen untuk melakukan upgrade smartphone-nya cukup tinggi.


Minat ini tentu dibaca oleh pabrikan smartphone yang memasarkan produknya di Indonesia. Salah satunya Oppo. Pabrikan asal China ini memang cukup agresif di pasar Indonesia. Itulah sebabnya, menurut hasil riset Canalys, merek yang satu ini cukup kokoh dengan market share 19,5% pada kuartal akhir 2018.

Pada Maret ini pun, Oppo merilis dua smartphone seri F dengan nama Oppo F11 dan Oppo F11 Pro. Buat yang mengikuti sepak terjang Oppo, dirilisnya dua smartphone Oppo seri F ini tentu sebuah kabar baik. Pasalnya Oppo sempat menyebut kalau seri F akan dihentikan.
Penghentian ini disebabkan ‘kesuksesan’ Oppo sendiri dalam mempromosikan jargon “Selfie Expert” lewat seri F. Imaji tentang ahlinya ahli, eh maaf, ahlinya swafoto ini masih terbawa hingga Oppo Find X. Padahal smartphone flagship tersebut merupakan smartphone dengan spesifikasi kelas wahid dengan beberapa fitur nan canggih.

Keputusan untuk mengentikan seri F ini mungkin diralat oleh Oppo setelah mempertimbangkan hasil yang digapai Oppo R17 Pro. Citra Oppo sebagai smartphone yang dibuat untuk swafoto sedikit pudar oleh smartphone tersebut. Itulah sebabnya Oppo F11 dan F11 Pro kemudian dirilis.

Hijrah ini pun ditandai dengan hadirnya jargon baru yakni “Portrait Master”. Meski masih soal kamera, jargon ini mengindikasikan kalau Oppo sekarang menjual teknologi yang lebih canggih, bukan semata foto wajah yang kinclong berlebihan hasil olah software.

Perbedaan yang tampak antara Oppo F11 dan Oppo F11 Pro dari sisi tampilan adalah keberadaan waterdrop notch alias poni tetes air yang dimiliki F11. Poni ini menyembul diatas layar IPS LCD berdimensi 6,5 inci. Sementara Oppo F11 Pro memiliki layar IPS LCD dengan lebar 6,53 inci tanpa poni, bezel tipis, dan memiliki screen-to-body ratio sebesar 90,90%. Layar ini disebut Oppo sebagai Panoramic Screen.

Absennya poni pada layar Oppo F11 Pro menuntut pabrikan untuk membuat desain pop-up guna memunculkan kamera depan dari dalam bodi. Mekanismenya mirip Vivo V15, cuma Oppo F11 Pro menempatkan pop-up kamera depan dan belakang ini di tengah, bukan di sisi kiri. Kalau dilihat dari sisi desain, lumrah sih ada mirip-miripnya, namanya juga saudara.

Sebagai penegas kalau sudah hijrah dari ahlinya swafoto ke Portrait Master, Oppo menempatkan kamera depan ‘hanya’ 16 MP saja dengan bukaan f/2.0 pada Oppo F11 dan F11 Pro. Resolusi ini tentu lebih kecil dibanding Oppo F9 dengan kamera depan 25 MP.

Sementara itu, kamera belakang Oppo F11 dan F11 Pro justru mengalami peningkatan dibandingkan Oppo F9 yang memiliki kamera ganda dengan resolusi 16 MP bukaan f/1.8 dan 2 MP bukaan f/2.4. Oppo F11 dan F11 Pro memiliki kamera ganda di belakang dengan resolusi 48 MP bukaan f/1.8 dan 5 MP bukaan f/2.4. Namun secara default, kamera hanya akan menangkap gambar dengan resolusi 12 MP saja. Untuk mendapatkan resolusi penuh 48 MP, pengguna mesti mengatur agar kamera mengambil gambar dengan mode “Ultra HD”.

Kamera belakang ini diklaim Oppo mampu membaca pemetaan wajah, fitur muka, dan warna kulit dengan lebih baik. Dengan bertumpu pada fokus terhadap potret inilah kenapa Oppo menyebut Oppo F11 dan Oppo F11 Pro sebagai “Portrait Master” dan menghentikan “Selfie Expert”.

Fitur pada kamera belakang itu hadir berkat adanya teknologi AI Ultra-clear Engine. Teknologi ini terdiri atas tiga komponen yang disebut AI Engine, Ultra-clear Engine, dan Color Engine.

Saat AI Engine dipadukan dengan Ultra-clear Engine, kamera mampu menghasilkan Ultra Night Mode. Dalam mode ini, algoritma bakal memadukan tujuh foto dalam kondisi yang kurang cahaya untuk menghasilkan satu foto dengan pencahayaan yang seimbang dan rendah noise.
Sementara itu ketika AI Engine bergabung dengan Color Engine, maka hadirlah Dazzle Color Mode. Mode ini membuat kamera mampu mengenali berbagai jenis pemandangan pada kondisi cahaya yang bagus. Lewat bantuan Algoritma Pixel-grade, mode ini mampu memetakan kurva warna untuk menyempurnakan hasil foto.

Dengan berbagai fitur kamera belakang yang menjanjikan, kamera depan tetap mendapatkan porsi yang sesuai, baik yang berada pada poni di layar Oppo F11 maupun pop-up pada Oppo F11 Pro. Kamera depan ini telah dibenamkan software Beautification 2.0 yang diklaim mampu mengenali 137 data titik wajah sehingga bisa menciptakan hasil foto yang lebih cakep dari aslinya halus.

Dapur pacu Oppo F11 dan F11 Pro sama-sama memakai MediaTek Helio P70 dengan prosesor delapan inti berkecepatan maksimal 2.1 GHz. Perbedaan antara dua smartphone ini terletak pada konfigurasi RAM dan memori saja.

Oppo F11 dipasarkan dengan RAM 4 GB dan memori 128 GB, sementara Oppo F11 Pro hadir dengan RAM 6 GB dan memori 64 GB. Buat yang membutuhkan memori lebih besar lagi, keduanya bisa ditambahkan dengan memori eksternal hingga 256 GB yang bisa dipasang melalui slot hybrid.

Kedua smartphone sudah memakai ColorOS 6.0 yang berbasis Android 9.0 Pie. Software kustomisasi Oppo ini memungkinkan perangkat untuk memakai fitur fast charging VOOC 3.0. Fitur pengisian cepat ini memungkinkan catu daya yang dimiliki kedua smartphone sebesar 4000 mAh tersebut bisa diisi dari 0 % hingga 100 % hanya dalam waktu 80 menit saja.

Seandainya kedua smartphone ini sudah memakai USB Type C, fitur VOOC tersebut mungkin bisa lebih cepat lagi dalam mengisi baterai. Sayangnya, port micro-USB 2.0 masih dipilih Oppo untuk input daya maupun data pada keduanya.

Soal harga, Oppo membanderolnya sedikit lebih mahal dibanding saudara-rasa-kompetitor yang tempo hari merilis Vivo V15 dengan harga Rp4.399.000. Dengan spesifikasi yang hampir serupa, Oppo F11 Pro dibanderol denga harga Rp4.999.000 dengan ketersediaan warna Thunder Black dan Aurora Green. Sementara Oppo F11 dibanderol dengan harga Rp3.999.000 dengan ketersediaan warna Fluorite Purple dan Marble Green.

Untuk yang membutuhkan hasil gambar yang baik, kedua smartphone ini merupakan jawaban yang cukup masuk akal di rentang harga senilai itu. Hanya saja buat yang lebih mementingkan fitur dapur pacu saja dengan rentang harga dibawah itu, tentu bukanlah pangsa pasar yang sedang digarap Oppo.

Spesifikasi:



2019-03-12

Harganya 'Gokil'! Realme 3 Hadir dengan MediaTek Helio P60

Realme 3 akhirnya hadir di Indonesia. Bertempat di Ballroom Hotel Pullman, Central Park, Jakarta pada Selasa (12/3) jelang sore, anak dari Oppo ini merilis Realme 3 dengan mempertahankan spesifikasi yang cakep namun harga yang cukup terjangkau.


Realme 3 hadir dengan spesifikasi yang memang menawan untuk kelasnya. Dengan dapur pacu MediaTek Helio P60 dan kecepatan prosesor 2.0 GHz, rata-rata skor AnTuTu-nya mencapai 133-ribuan.

Dapur pacu ini dipergunakan untuk menjalankan software Color OS 6.0 yang notabene kustomisasi ala Oppo yang terbaru dengan berbasis Android Pie. Proses jeroan ini bakal ditenagai oleh baterai dengan kapasitas 4230 mAh.

Pada bagian depan, Realme 3 hadir dengan bentang layar seluas 6,2 inci dengan panel IPS LCD. Panel ini dilindungi oleh coating dari Gorilla Glass 3. Layar ini menggunakan poni jenis dewdrop untuk menempatkan kamera depan dengan resolusi 13 MP dengan bukaan f/2.0.

Kamera depan ini menggunakan AI Beauty 2.0 yang mampu mengenali 296 titik. Namun unggulannya bukan berada di kamera depan. Realme 3 memiliki unggulan di kamera belakang dengan teknologi Chroma Boost Mode dan Nightscape Mode.

Teknologi Chroma Boost secara teknis akan menggabungkan beberapa gambar dalam satu jepretan untuk menghasilkan warna, tone, dan cahaya yang terbaik dalam satu foto. Sementara Nightscape Mode memungkinkan hasil potret yang terang yang dihasilkan dari berbagai skenario gambar dalam satu jepretan.

Dua teknologi ini berjalan pada kamera 13 MP dengan bukaan f/1.8 dan 2 MP dengan bukaan f/2.4 yang telah dibekali dengan AI scene recognition. Kamera ini juga bisa merekam video dengan resolusi HD pada frame rate 90 fps.

Untuk harganya sendiri, banyak pihak cukup memuji langkah Realme soal ini. Sebab dengan harga Rp1.999.000 untuk varian RAM 3 GB dan memori 32 GB, Realme jelas menggiurkan. Apalagi ada promo 100 unit saja di Lazada yang membanderol smartphone ini dengan harga Rp1.799.000.

Sementara itu untuk varian RAM 3 GB dan memori 64 GB dibanderol Rp.2.099.000 dan varian RAM 4 GB dan memori 64 GB dibanderol Rp2.399.000. Jadi, anda mau yang mana?

2019-01-06

Oppo R17 Pro: Smartphone Dengan Kamera Pembaca 3D dan Charge Super Cepat

Oppo kembali merilis smartphone terbarunya di Indonesia, Oppo R17 Pro. Smartphone yang sebetulnya telah dirilis pada September 2018 lalu, kini dibawa ke tanah air untuk berebut ceruk sesuai target Oppo Seri-R: fashionable, suka dengan teknologi baru, dan tentu saja punya budget lebih.
Sebagai catatan, Oppo hanya membawa R17 Pro saja ke tanah air meski smartphone ini punya 'adik kandung' yakni R17 yang spesifikasinya lebih rendah. Meski dirilis secara global berbarengan, smartphone ini tak terlampau banyak dibahas oleh banyak orang. Itulah mungkin yang menjadi alasan mengapa Oppo hanya membawa kakaknya tersebut.

Sebagai salah satu seri-R dari Oppo, R17 Pro memiliki tampilan yang amat memikat. Terlebih tampilan belakang yang memadukan antara warna ungu dengan biru muda dan dibatasi oleh gradasi kabut yang sedikit menyerupai huruf S. Oppo sendiri menyebut tampilan ini sebagai Radiant Mist.

Bodi belakang yang cantik ini terbuat dari bahan kaca yang bertekstur matte. Bahan ini tergolong anti fingerprint magnetic. Ya memang tak anti-anti banget sih. Sidik jari tetap ada tapi tak terlalu tampak. Dan sebagai perlindungan, Oppo memasang coating Corning Gorilla Glass 6 pada bodi belakang ini. Sudah cantik, kuat pula.

Tampilan bodi cantik ini tidak terganggu oleh kehadiran fingerprint scanner. Sebab salah satu fitur keamanan ini berpindah ke bagian depan, dan orang-orang menyebutnya under display fingerprint scanner. Ini merupakan salah satu fitur unggulan Oppo R17 Pro.

Kalau bodi belakang saja terpasang Gorilla Glass 6, apatah lagi layar yang ada di depan. Layar berjenis AMOLED dengan bentang 6,4 inci yang memiliki poni tetes air di bagian atasnya ini juga sama-sama terpasang coating Gorilla Glass 6.

Layar ini memiliki rasio 19,5:9 dengan screen to body ratio sebesar 91,5%. Sehingga meski berlayar cukup lebar, tidak membuat bodi smartphone jadi melebar. Dimensi total smartphone ini hanya 157.6 x 74.6 x 7.9 mm saja.

Fitur unggulan lain selain tampilan dan sidik jari di bawah layar adalah kamera. Fitur ini pun menjadi yang paling banyak diperbincangkan sebab membawa sebuah teknologi baru di ranah smartphone mid-range.

Oppo R17 Pro memiliki tiga kamera di belakang. Ketiga modul kamera yang didesain vertikal ini memiliki fungsinya masing-masing. Pertama, modul kamera di tengah memiliki resolusi 12 MP, dengan dual aperture yakni f/1.5 dan 2.4 dan ukuran sensor 1.,4 µm. Dual aperture ini akan berganti-ganti secara otomatis sesuai dengan kondisi pencahayaan.

Modul kamera kedua yang berada di bawahnya, memiliki resolusi yang lebih tinggi yakni 20 MP dengan aperture f/2.6. Kamera yang letaknya paling bawah ini berjasa dalam membuat efek bokeh yang ciamik.

Sementara itu, kamera yang berada di posisi paling atas merupakan TOF 3D stereo camera. TOF singkatan dari Time of Flight. Kamera ini bisa dipergunakan untuk mengambil foto tiga dimensi, yang kelak berguna untuk aplikasi 3D printing.

Kamera ini pun bisa diaplikasikan ke hal yang lebih luas, seperti penangkapan gerak, bentuk tubuh, pengukuran kedalaman, dan lainnya. Aplikasi augmented reality pun bakal lebih baik dengan kamera ini.

Sayangnya, Oppo masih menonaktifkan fitur ini, sebab software-nya masih mentah. Kelak kalau pihak pengembang dari Oppo sudah siap, pemilik Oppo R17 Pro akan mendapat update-nya. ~Tapi ya gak tau kapan siiih...

Saat ini, kamera TOF ini hanya bisa dipergunakan untuk mengenali kondisi pencahayaan dalam membantu kamera lain memotret.

Pembacaan cahaya saat memotret memang menjadi andalan utama dari kamera Oppo R17 Pro. Sehingga Oppo cukup percaya diri dengan memberi tagline "Seize the night" yang berasal dari padanan Bahasa Inggris untuk bahasa Latin “carpe noctem”, pada smartphone ini. Ya, “merengkuh malam” kalau ditafsirkan ke Bahasa Indonesia.

Sementara itu, kamera depan yang letaknya persis didalam poni tetes air memiliki resolusi yang lebih besar lagi yakni 25 MP dengan bukaan f/2.0. Kamera ini memiliki ukuran sensor 0.9µm.

Untuk dapur pacunya sendiri, Oppo memasang chipset Snapdragon 710 yang terdiri atas delapan inti. Inti ini tersusun dari dua inti Kryo 360 Gold berkecepatan 2,2 GHz dan enam Kryo 360 Silver berkecepatan 1,7 GHz. Urusan grafis diserahkan pada Adreno 616.

Sebagai catatan, Oppo R17 Pro menjadi smartphone resmi pertama yang memakai chipset Snapdragon 710 di Indonesia. Catat ya, yang resmi.

Untuk urusan performa sendiri, Snapdragon 710 berada di bawah Snapdragon 845, namun cukup superior dibandingkan Snapdragon 660 apalagi Kirin 710 dan Helio P60. Cuma ukuran itu hanya tampak dari skor AnTuTu saja yang berkisar di angka 150 ribu hingga 160 ribu.

Soalnya kalau pengalaman penggunaan, antara Snapdragon 710 dengan Snapdragon 660 tidak terlalu jauh berbeda. Ya, mungkin karena sama-sama chipset mid-range.

Untuk pasar Indonesia, Oppo hanya membawa Oppo R17 Pro yang versi RAM 8 GB dan internal memori 128 GB saja.

Sebelum masuk ke harga, ada satu pertimbangan lagi untuk meminang Oppo R17 Pro, yakni keberadaan fitur Super VOOC Flash Charge. Untuk diketahui saja, Oppo Find X reguler hanya memakai fitur VOOC. Barulah pada Find X edisi Lamborghini yang harganya 'menakjubkan' itu fitur ini disematkan.

Kelebihan Super VOOC adalah mampu mengisi daya jauh lebih cepat daripada smartphone tanpa fitur ini. Melalui fitur ini, dalam 10 menit saja, Oppo mengklaim smartphone ini bisa terisi dayanya sebesar 40 %.

Baterai Oppo R17 Pro memiliki kapasitas 3700mAh yang terdiri atas dua sel yang masing-masing memiliki 1850mAh. Dan agar baterai ini tetap bisa diisi dengan fitur Super VOOC itu, harus ada seluruh komponennya, yakni smartphone-nya, kabel, dan kepala charger bawaan. Kalau misal tidak ada kabel charger-nya saja, fitur ini tidak bisa berjalan.

Soal harga, ada yang bilang harga yang ditawarkan Oppo cukup tinggi. Overprice, kata anak Jaksel. Sebab ukuran harga smartphone biasanya didasarkan pada jenis chipset. Tapi Oppo tetap percaya diri dengan merilis Oppo R17 Pro ini dengan harga resmi Rp9.999.000.

Apakah harga sebesar itu membuat Oppo R17 Pro ini di-skip banyak orang? Belum tentu. Sebab seperti tertulis di awal, market Oppo terutama seri R ini menyasar mereka yang sejalan dengan desain, fitur, citarasa, dan terutama budget lebih. Jadi kalau bukan target pasarnya, ya jangan bilang mahal.

2018-09-29

Oppo Find X Seri Terbaru Bakal Punya RAM Terbesar

Oppo Find X merupakan sebuah ponsel inovatif saat ini. Modul kameranya yang tersembunyi dibalik bodi membuat ponsel ini menjadi inovasi menarik saat ini. Meski begitu, Oppo rupanya masih terus melakukan uji coba agar flagship-nya ini lebih menarik banyak pihak penggemar gawai.

Untuk itulah Oppo sepertinya bakal merilis kejutan baru untuk ditanamkan pada Oppo Find X. Sebab baru-baru ini, media telah mengintip data terbaru yang masuk di TENAA, regulator telekomunikasi Cina. Di dalam data tersebut tercantum sebuah pembaruan untuk Oppo Find X dengan nomor model PAFM00 yang memperbarui RAM saja.

Di data tersebut tercantum kalau RAM terbaru dari Oppo Find X menjadi 10 GB. Hal ini bakal menjadikan Oppo Find X sebagai ponsel dengan RAM terbesar saat dirilis.

Meski belum pasti kapan Oppo Find X dengan RAM 10 GB tersebut dirilis, namun GizmoChina memprediksikan kalau Oppo membanderolnya di angka 7,999 Yuan ($1,163) atau setara dengan Rp17 jutaan.

Saat ini Oppo Find X sebetulnya sudah memiliki RAM 8 GB yang terbilang cukup besar. Apalagi RAM tersebut menjadi pendamping chipset yang paling kuat saat ini, yakni Snapdragon 845. Untuk di pasaran Indonesia, Oppo Find X hanya dijual versi memori internal 256 GB saja. Harga ponsel ini Rp13 juta, sehingga kalau ada peningkatan RAM dan harganya seperti yang diprediksi, maka kenaikan harganya cukup luar biasa hanya dengan naiknya RAM saja. Menurut kamu, apakah ini layak?

2018-08-21

Resmi, Oppo R17 Hadir Dengan Gorilla Glass 6 dan Fingerprint In-Display

Setelah memastikan pengenalan Oppo F9, pabrikan China ini rupanya memiliki kejutan yang lain. Adalah kehadiran Oppo R17 yang bakal menjadi kejutan itu. Situs resmi Oppo telah merilis penerus dari Oppo R15, yakni Oppo R17. Seperti apa spesifikasinya?

Dari sisi desain, Oppo R17 ini mengadopsi layar kekinian. Pasalnya meski memakai poni, bagian atas layar yang menjorok masuk ini hanya nangkring kecil saja. Poni ini disebut sebagai water drop design. Poni kecil ini dihuni oleh kamera depan dengan resolusi 25 MP. Sementara layarnya sendiri memakai panel OLED 6,4 inci dengan resolusi HD Plus dan rasio layar ke bodi mencapai 91,5 persen.

Buat yang takut tergores atau kerap menjatuhkan ponselnya dari ketinggian, Oppo R17 telah dipasangui pelindung layar dari Gorilla Glass 6. Pelindung ini diklaim tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter.

Di bagian belakang, konsep gradasi warna yang mirip Oppo Find X bakal mendominasi pandangan. Di bagian belakang ini tidak akan ditemukan pemindai sidik jari, sebab telah dipindah di layar. Ya, teknologi yang pertama kali dipakai oleh Vivo X21. Sementara itu selain logo Oppo juga bertengger kamera ganda yang masing-masing 16 MP dan 5 MP.

Hal yang unik lagi dari Oppo R17 adalah keberadaan dapur pacu yang kali ini memakai chipset dari Qualcomm terbaru seri 600, yakni Snapdragon 670 delapan inti Kryo 360 dengan kecepatan 1,7 GHz. Chipset ini memakai fabrikasi 10nm. Menurut GizmoChina, Oppo R17 saat ini baru memiliki satu opsi untuk memori, yakni RAM 8GB dan memori internal 128 GB.

Dari sisi penunjang daya, Oppo R17 memakai baterai dengan kapasitas 3500mAh yang didukung oleh VOOC alias fast charging ala Oppo. Sementara dari segi perangkat lunak, Android 8.1 dengan kostumisasi Color OS 5.2 bakal menjadi tampilan Oppo R17.

Secara resmi, Oppo R17 akan dirilis pada 23 Agustus 2018. Dan saat itu pula bakal langsung dipasarkan melalui JD.com dengan harga 3000 Yuan atau sekitar Rp7 jutaan. Namun belum ada kabar apakah bakal dirilis resmi di Indonesia atau tidak.

2018-08-17

Oppo F9 Hadir dengan Isi Daya Cepat dan Pelindung Gorilla Glass 6

Akhirnya Oppo merilis F9 setelah beberapa kali tampak bocorannya di internet. Penerus Oppo F7 ini cukup mengejutkan sebab hanya berselang empat bulan saja setelah pendahulunya itu dirilis pada Maret kemarin. Ada apa?

Oppo tampaknya ingin segera mengenalkan desain terbarunya menyusul Oppo Find X yang hadir tanpa poni. Oppo F9 pun begitu meski poni itu tak bisa benar-benar hilang. Ia masih menyembulkan sedikit sudut di bagian atas yang menjadi tempat penyimpanan kamera depan. Alhasil rasio layar ke boinya menjadi semakin besar mencapai 90,8 persen dengan aspek rasio 19,5:9.

Layarnya sendiri memakai LTPS TFT dengan tingkat kecerahan 450 nits. Layar ini memiliki bentang 6,3 inci dengan resolusi 2340 x 1080 piksel. Menariknya layar Oppo F9 memakai varian terbaru pelindung kaca dari Gorilla Glass, yakni Gorilla Glass 6. Pelindung yang juga terpasang pada Oppo R17 yang dirilis sebelumnya.

Di sisi belakang tampak kamera ganda yang dijajarkan menyamping dengan sensor pemindai sidik jari berada di tengah. Kedua kamera ini memiliki resolusi 16 megapiksel bukaan f1/1.8 untuk kamera utama, sementara kamera sekunder hanya 2 megapiksel yang berfungsi sebagai pembuat efek bokeh. Kamera depannya sendiri memiliki resolusi 25 megapiksel.

Jeroan Oppo F9 memakai memakai chipset MediaTek Helio P60 yang sudah mendukung kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). AI ini bakal dipakai untuk mendukung kamera yang menerapkan fitur AI Beautification 2.1. Sementara RAM Oppo F9 tersedia dua varian yakni 4 GB dan 6 GB dengan memori internal 64 GB. Oppo membenamkan Android 8.1 Oreo yang dikostumisasi dengan Color OS 5.2.

Yang menarik dari Oppo F9 adalah keberadaan VOOC yang merupakan fitur pengisian daya cepat dari Oppo. Oppo mengklaim fitur ini mampu mengisi baterai dalam lima menit yang bisa dipakai untuk menelepon selama dua jam. Sementara baterainya sendiri berkapasitas 3500 mAh.

Berapa harganya?

Oppo menggaransi kalau Oppo F9 ini bakal dirilis pada 23 Agustus 2018 di Jakarta. Harga resmi Oppo F9 dipatok di angka Rp4.300.000.

Ada tiga warna yang ditawarkan yakni Sunrise Red, Twilight Blue, dan Starry Purple. Warna Sunrise Red dan Twilight Blue menggunakan pola grafis yang membentuk poligon nan cantik dengan warna gradasi merah ke merah muda maupun biru gelap ke biru muda. Sementara Starry Purple dihias dengan kerlap-kerlip bintang emas, dan cocok buat yang suka dengan desain elegan dan mewah.